Banjir Rob Landa Pesisir Batang, Petugas Gabungan Bangun Tanggul Sementara 

- Sabtu, 25 Juni 2022 | 14:23 WIB
Sejumlah personel gabungan dari TNI Koramil 10 Batang dan Polsek Batang Kota bersama masyarakat, melaksanakan kerja bakti membuat tanggul sementara.  (dok )
Sejumlah personel gabungan dari TNI Koramil 10 Batang dan Polsek Batang Kota bersama masyarakat, melaksanakan kerja bakti membuat tanggul sementara. (dok )

BATANG, AYOBATANG.COM -- Kejadian banjir rob akibat gelombang pasang air laut kembali melanda pesisir Batang.

Berdasarkan data BPBD Batang, ada delapan titik di empat kecamatan yang terkena banjir rob. Dengan rinciannya, Desa Denasri Kulon (Kecamatan Batang), Kelurahan Karangasem Utara (Kecamatan Batang), Desa Klidang Lor (Kecamatan Batang).

Lalu, banjir rob juga terjadi di Desa Roban Barat (Kecamatan Tulis), Desa Sidorejo (Kecamatan Gringsing), Desa Sengon (Kecamatan S)ubah, dan Desa Kuripan (Kecamatan Subah).

Sebagai upaya meminimalisir banjir rob masuk wikayah perkampungan dan perswahan. Puluhan personel gabungan dari TNI Koramil 10 Batang dan Polsek Batang Kota bersama masyarakat, melaksanakan kerja bakti membuat tanggul sementara. 

Pembuatan tanggul sementara dengan menggunakan karung berisi tanah guna pengairan sawah warga Denasri Kulon Kecamatan Batang akibat terkena air laut.

Hadir dalam kegiatan tersebut, Camat Batang Luksono Pramundito, Kapolsek Batang Kota Polres Batang AKP Akhmad Almunasifi, Danramil 10 Batang Kapten CBA Suwanto, Kades Denasri Kulon Anik Wahyuningsih.

"Hari ini kami Forkopimcam Batang bersama warga membuat tanggul agar air laut tidak masuk ke areal persawahan," kata Kapolsek Batang Kota Polres Batang AKP Akhmad Almunasifi pada Jumat 24 Juni 2022.

Dalam prosesnya, Warga gotong royong saat mendirikan tanggul sementara, karung-karung tanah itu disusun disepanjang irigasi sawah.

Warga berharap, tanggul sementara itu dapat mengurangi dampak akibat luapan air laut yang masuk ke areal persawahan.

Sementara itu, Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Batang Ulul Azmi mengatakan, ketinggian air rob yang masuk pemukiman warga bervariasi dari mulai 10 hingga 20 centimeter.

"Kalau pas puncak, air rob bisa sampai 40 centimeter, itu di jalan. Kalau dalam rumah setelapak kaki. Ini tidak terjadi setiap hari. Misalnya tiga hari rob, lalu satu hari tidak. Begitulah kondisi saat ini, tukas Ulul Azmi. 

Editor: adib auliawan herlambang

Tags

Terkini

X