Kali Pertama, MPP Batang Raih Penghargaan KemenPAN-RB Pelayanan Publik Prima

- Jumat, 11 Maret 2022 | 19:12 WIB
MPP Batang (dok)
MPP Batang (dok)

BATANG KOTA, AYOBATANG.COM- Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Batang meraih penghargaan penyelenggaraan pelayanan publik prima lingkup Pemerintah Daerah tahun 2021. 

Penghargaan dengan nilai kategori A tersebut dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB).

Prestasi itu tidak lepas dari berdirinya Mal Pelayanan Publik (MPP) yang dinilai dari berbagai aspek dengan 37 indikator. 

Baca Juga: Prajurit Yonif 407/PK Siap Latihan Tempur di Kota Tegal, Digelar Besok

"Ini prestasi yang pertama kali diraih, Karena baru pertama kali juga mengikuti dan langsung mendapat nilai A atau katogori pelayanan Prima," kata Kepala DPMPTS Kabupaten Batang, Wahyu Budi Santoso, saat ditemui di kantornya, Jumat 11 Maret 2022. 

Ada beberapa aspek penilaian seperti kebijakan pelayanan dengan 3 kelompok indikator dengan jumlah 13 indikator dengan bobot aspek 30 persen. 

"Indikatornya meliputi aspek standar pelayanan, maklumat pelayanan dan survai kepuasan masyarakat," katanya. 

Dari aspek penilaian profesionalisme sumber daya manusia (SDM) bobot aspek 18 persen di antaranya kompetensi pegawai, aturan perilaku dan kode etik dan budaya pelayanan. 

"Kalau untuk sarana prasarana punya bobot aspkek 15 persen yaitu tempat parkir luas, ruang tunggu, toliet pengguna layanan yang berkebutuhan khusus, ruang laktasi, arena bermain  anak dan kantin," katanya. 

Lalu, aspek sistem informasi pelayanan  publik dengan nilai bobot 15 persen terdiri dari 5 indikator yaitu sistem informasi elektronik dan non elekronik dan pemutakhiran data. 

Aspek konsultasi dan pengaduan menempati nilai bobot 15 persen dengan memiliki sarana konultasi dan pelayanan pengaduan. Adapun untuk aspek inovasinya memiliki nilai bobot 7 persen. 

"Pada prinsipnya DPMPTS atau MPP merupakan pelayanan mempermudah pengurusan perizinan maupun layanan lainnya yang bisa diproses di satu tempat tanpa harus muter-muter lagi," katanya. 

Tidak hanya memudahkan ursan perizinan dan pelayanan publik, tapi juga kecepatan dan transparansi dalam proses perizinan serta sejumlah layanan lainnya.

Baca Juga: Investasi Digital Kian Marak, BNI Target Kaum Millennial 

"Prestasi ini tidak lepas dari komitmen Bupati Wihaji dengan mendirikan Mal Pelayanan Publik (MPP) yang memiliki fasililitas pendukung lengkap," ungkap Wahyu Budi Santoso. 

Halaman:

Editor: Dwi ariadi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X