Rp 6,7 M Dialokasikan untuk Penataan Drainase Jalan Perintis dan Sungai Pucang

  Selasa, 19 Januari 2021   Muslihun
Bupati Batang Wihaji saat meninjau Sungai Kalipucang yang berada di Jalan Perintis Kemerdekaan.

BATANG KOTA, AYOBATANG.COM - Jalan Perintis Kemerdekaan Batang dan Desa Kalipucang Wetan menjadi daerah langganan banjir setiap tahun.  

Penyebabnya, tidak ada saluran drainase dan saluran sungai Kalipucang yang tidak normal.
 
Karena itu, Pemkab Batang pada tahun anggaran (TA) 2021 telah mengalokasikan Rp 6,7 miliar untuk perbaikan jalan dan drainse di sepanjang jalan Perintis Kemerdekaan.

“Jalan Perintis Kemerdekaan ini memang tidak ada drainase, sehingga ketika ada hujan terjadi genangan di sepanjang jalan. Sebenarnya tahun 2020 kita bangun tapi kena refokusing ditunda. Tahun ini Pemkab bangun dengan anggaran Rp 6,7 miliar,” kata Bupati Batang Wihaji, saat meinjau lokasi banjir Jalan Perintis Kemerdekaan Batang, Selasa (19/1/2021). 

Tidak hanya itu, lanjut Wihaji, banjir juga disebabkan luapan air sungai Kalipucang yang bermasalah karena bangunan rumah warga di atas sungai sehingga ada penyempitan. 

“Dari dulu Sungai Kalipucang sudah bermasalah, karena banyak warga mendirikan bangunan di atas sungai, sehingga alur sungai menyempit. Kalau debit airnya tinggi di musim penghujan pasti air sungai mengalir ke tempat yang lebih rendah,” jelas Wihaji 

Normalisaai sungai sudah dilakukan oleh Pemkab, namun tidak maksimal karena terhalang bangunan sehingga alat berat tidak bisa masuk. 

“Kita akan pelan – pelan edukasi masyarakat, agar sungai tidak menyempit air bisa mengalir dengan normal, ” katanya 

Sementara itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PU-PR) Nurseto melalui Kabid Jalan dan Jembatan, Endro Suryono menjelaskan, peningkatam Jalan Perintis Kemerdekaan akan dilaksanakan tahun 2021 ini dengan anggaran Rp 6,7 miliar, direncanakan bulan Februari sudah masuk lelang di LPSE. 

“Kontruksi peningkatkan Jalan Perintis Kemerdekaan yaitu rabat beton dengan lebar 7 meter tinggi 25 centimeter dengan panjang 470 meter,” katanya. 

Jalan tersebut juga akan ada peningkatan dengan kontruksi aspal hotmiks sepanjang 1,6 kilometer. ''Untuk saluran drainase menggunakan U-ditch beton sepanjang 350 meter yang diharapkan dapat meminimalisir genangan air dan banjir,” pungkas Endro Suryono. 

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar