Risiko Bencana Indonesia Masih Tinggi, Pidie Aceh Banjir

  Selasa, 19 Januari 2021   Fitria Rahmawati
ilustrasi banjir di Aceh/ Foto: AP Photo/Iman Satria via Republika

PIDIE, AYOBATANG.COM - Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Raditya Jati mengungkapkan, wilayah Aceh di Kabupaten Pidie, tergenang banjir setinggi 70 sentimeter akibat luapan Sungai Krueng Baro Garo pada Senin (18/1/2021) kemarin.

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat terdapat enam kecamatan yang terdampak banjir, yaitu Kecamatan Delima, Kecamatan Pidie, Kecamatan Padang Tiji, Kecamatan Mila, Kecamatan Glumpang Baro ,dan Kecamatan Indrajaya.

"Hujan dengan intensitas tinggi serta air limpasan Sungai Krueng Baro Garo menyebabkan banjir, saat ini banjir berangsur surut," kata Raditya, Selasa (19/1/2021).

BPBD Kabupaten Pidie mencatat sebanyak 14 unit rumah terendam, 11.371 jiwa terdampak dan 1.080 jiwa mengungsi.

AYO BACA : Semakin Banyak Kasus, Mutasi Covid-19 di Indonesia Bisa Terjadi

Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Kabupaten Pidie melakukan kaji cepat untuk melakukan pendataan, berkordinasi dengan pihak terkait dan bersama tim gabungan melakukan evakuasi terhadap korban terdampak bencana.

Berdasarkan pantauan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), Kabupaten Pidie berpotensi mengalami hujan sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat/petir.

BNPB menghimbau masyarakat untuk tetap waspada dan siaga, ditengah musim hujan yang akan terjadi hingga Februari 2021.

Masyarakat dapat memantau informasi prakiraan cuaca melalui BMKG serta memeriksa potensi bencana disekitar wilayah melalui InaRisk.

AYO BACA : Jokowi ke Sulbar Kunjungi Korban Gempa

  Tag Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar