Gempa Sulawesi Barat Memakan 3 Korban Meninggal, Sebabkan Longsor dan Putus Akses Jalan

  Jumat, 15 Januari 2021   Fitria Rahmawati
Gempa di Sulawesi Barat menimbulkan kerusakan bangunan parah di sejumlah daerah seperti Mamuju dan Majene. Sebanyak 3 orang dilaporkan meninggal dan 14 luka berat, dengan 2 ribu orang mengungsi/ dok SAR via Suara.com

MAJENE- AYOBATANG.COM - Tiga orang dilaporkan meninggal dunia karena tertimbun runtuhan bangunan, dan 24 orang dikabarkan luka berat dalam peristiwa gempa di Sulawesi Barat. 

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sulawesi Barat mengemukakan, gempa melanda Sulawesi Barat di dua titik daerah yakni Mamuju dan Majene. Gempa di Majene Jumat (15/1/2021) dini hari berkekuatan magnitudo 6,2.

Hingga kini, dilaporkan tak sedikit bangunan rumah dan fasilitas umum rusak, hingga perkantoran dan rumah sakit roboh. Setidaknya sudah ada 2 ribu lebih orang dilaporkan mengungsi. 

AYO BACA : Dipindah ke Rutan Bareskrim, Habib Rizieq: Revolusi Akhlak, Allahuakbar!

Sementara itu, jaringan listrik warga Majene padam dan Kantor Gubernur Sulbar mengalami rusak berat. Kerugian materiil terkait rumah warga yang rusak akibat gempa masih dalam pendataan.

Gempa juga berdampak pada longsor di tiga titik jalan poros Majene-Mamuju yang membuat akses jalan terputus.  BNPB menyebut, sebelumnya gempa dengan magnitudo 5,9 terjadi pada Kamis (14/1/2021) pukul 14.35 WITA. Gempa berikutnya yang lebih kuat terjadi dengan magnitudo 6,2 pada 01.28 WIB.

"Masyarakat setempat panik dan keluar rumah. Masyarakat saat ini masih berada di luar rumah mengantisipasi gempa susulan," kata BNPB dalam rilisnya.

AYO BACA : Perusahaan Boleh Beli Vaksin Covid-19, Asal Penuhi Syarat Ini

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar