Dihantam Ombak, Nelayan Kendal Terjebak di Mercusuar

  Rabu, 13 Januari 2021   Dwi Ariadi
Tim SAR BPBD Kendal mengevakuasi salah seorang nelayan yang terjebak di mercusuar muara Sungai Kutho Rabu (13/01/2021). (dok BPBD Kendal)

KENDAL, AYOBATANG.COM - - Perahu dihantam ombak besar dan takut tidak bisa berenang, seorang nelayan terjebak di mercusuar muara Sungai Kutho Gempolsewu Rowosari, Rabu (13/1/2021) sore.

Nelayan tidak berani menolong karena kondisi ombak yang besar.
Remaja 17 tahun bernama Aan memanjat menara mercusuar di Muara Sungai Kutho setelah perahu yang ditumpangi bersama Triyono dan Abdul Ghofur dihantam ombak.  

Perahu Cakra Buana yang ditumpangi 3 orang ini, awalnya hendak masuk jalur sungai.

“Saat perahu hendak masuk ke jalur sungai, baling-baling perahu terlilit jaring dan akhirnya patah. Perahu kemudian menuju ke tengah kembali dan bersandar di menara mercusuar,”jelas Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kendal, Sigit Sulistyo.

Dikatakan Sigit, salah satu nelayan khawatir karena  Aan  tidak bisa berenang, oleh ayahnya  disuruh naik ke menara mercusuar. 
“Perahu kemudian terombang ambing ombak besar dan masuk lagi ke jalur sungai, sementara Aan ditinggal di menara mercusuar,” imbuhnya.

Dua nelayan yang berhasil selamat ke muara sungai, tidak berani menolong Aan yang terjebak karena ombak besar dan tinggi. Kejadian ini kemudian dilaporkan ke perangkat desa, dan meminta bantuan BPBD Kendal untuk melakukan evakuasi.

BPBD Kabupaten Kendal mengirimkan tim Satgas PB untuk melakukan evakuasi nelayan yang terjebak di menara mercusuar. “Kendala memang gelombang tinggi dan sempat kesulitan mencapai mercusuar. Sekitar pukul 16.07 WIB nelayan yang terjebak di mercusuar sudah berhasil di evakuasi,” katanya.

Korban usai dievakuasi tim Satgas BPBD Kendal kemudian diperiksa kondisi kesehatannya dan diperbolehkan kembali ke rumah.(Edi Prayitno/Kendal)

  Tag Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar