Transaksi Kartu Tani Tertinggi, Pemkab Batang Raih Penghargaan dari Kementan

  Jumat, 20 November 2020   Muslihun
Kepala Dispaper Kabupaten Batang Susilo Heru Yuwono saat menerima pengahragaan dari Kementrian Pertanian. (dok)

BATANG, AYOBATANG.COM -- Batang tercatat sebagai daerah dengan transaksi kartu tani tertinggi di Jawa Tengah.

Atas prestasi tersebut Dinas Pangan dan Pertanian Kabupaten Batang mendapat penghargaan dari Kementrian Pertanian.

Kepala Dispaper Batang Susilo Heru Yuwono menyebut, ada 33.673 transaksi dengan serapan 243.373 ton pupuk bersubsidi.

""Kami jadi yang tertinggi di Jawa Tengah, nomor dua ada Temanggung," katanya, Jumat (20/11/2020). 

Penghargaan diberikan Direktorat Pupuk dan Pestisida, Direktorat Jendral Prasarana dan Sarana Pertanian, Kementrian Pertanian. 

Penghargaan juga diberikan pada Badan Penyuluh Pertanian (BPP) kecamatan Reban.

Saat ini jumlah petani di Kabupaten Batang yang memiliki kartu tani mencapai 69.638 orang dan terus bertambah. 

Kabupaten Batang juga menjadi yang tertinggi kepemilikan kartu tani di Jawa Tengah.

"Peningkatan transaksi pupuk bersubsidi menggunakan kartu tani melalui proses yang panjang," jelasnya.

Pada awal tahun, kartu tani yang digunakan bertransaksi sebanyak 678 kartu atau peringkat 30 dari 35 kabupaten/kota se jawa tengah.

"Padahal saat itu jumlah kartu tani yang terbagi mencapai 53.265 dari total 57.738 petani pada Januari 2020. Nilai transaksi menggunakan kartu tani hanya 1,26%," kata Heru Yuwono.

Pihaknya langsung gencar melakukan sosialisasi kartu tani pada berbagai pihak. 

Lalu, Peningkatan transaksi kartu tani pun melonjak dari 678 kartu (10.468 transaksi) menjadi 1.700 kartu (33.673 transaksi). 

"Hingga akhirnya menjadi daerah dengan jumlah transaksi penggunaan kartu tani tertinggi di Jateng," pungkasnya. 

 

  Tag Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar