Bupati Wihaji Minta UMKM Ikut Cukupi Kebutuhan KIT Batang

  Jumat, 20 November 2020   Muslihun
Bupati Batang Wihaji mengunjungi rumah produksi ekonomi kreatif Desa Kemiri Barat Kecamatan Subah. (Muslihun/kontributor Batang)

BATANG, AYOBATANG.COM -- Di tengah pandemi Covid-19 sektor UMKM menjadi motor penggerak perekonomian nasional.

Untuk menggeliatkan UMKM, pemerintah pusat pun berupaya menggelontarkan dana melalui program bantuan presiden (banpres) produktif, bantuan senilai Rp2,4 juta sebagai tambahan moda.

Di Kabupaten Batang geliat UMKM terus menunjukan progres positif. Data terkahir jumlah UMKM di Kabupaten Batang mencapai 10.492, dan terus bertumbuh.

Untuk mengembangkan pelaku UMKM Pemkab juga menjalankan sejumlah program. Selain lewat 1.000 wirausaha baru, keran bantuan kepada pelaku UMKM juga terus dibuka.

Bahkan hingga kini lebih dari 6.848 pelaku UMKM mendapat bantuan BLT UMKM. Tak berhenti disitu, Pemkab juga membuka gelombang ke dua BLT UMKM yang dibuka awal November lalu.

Bupati Batang Wihaji, juga merespon perkembangan UMKM yang ada di Kabuapten Batang.  Ia menerangkan, beberapa waktu lalu sempat berdialog mengenai suvei UMKM dengan Kemenparekraf. 

"Menurut survei terbaru, UMKM dan industri kreatif jadi sorotan dunia. Karena mereka tak begitu terdampak adanya pandemi Covid-19," paparnya, Kamis (19/11/2020).

Dilanjutkannya, negara berkembang juga tengah mendorong perkembangan UMKM untuk membangkitkan perekonomian. 

"Jadi mementun tersebut harus ditangkap secara baik, dan kami selaku kepanjangan tangan pemerintah pusat, wajib mendorong perkembangan UMKM, karena satu di antara indikator perkembangan negara bisa dilihat dari geliat UMKM nya," ucapnya. 

Bupati Wihaji, juga menyinggung mengenai link and match, produk UMKM lokal untuk mencukupi kebutuhan industri besar. 

"Kami ada arahanan ke sana, namun kami lihat dulu kebutuhan perusahaan yang ada, atau kebutuhan investor yang akan menempati Kawasan Industri Terpadu (KIT) Batang. Setelah itu baru kami sambungkan antara UMKM dan industri, supaya perekonomian terbangun baik di skala makro maupun mikro," tambahnya.

  Tag Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar