Genjot IPM, Bupati Batang Gandeng Sejumlah Perguruan Tinggi

  Kamis, 19 November 2020   Muslihun
Bupati Batang Wihaji (Muslihun/Kontributor Batang)

BATANG, AYOBATANG.COM -- Indeks Pembangunan Manusia (IPM) menjadi satu di antara indikator suksesnya program pemerintah di Kabupaten.

Diketahui IPM Kabupaten Batang pada 2018 silam di angka 67%, dan Pemkab menargetkan angka IPM di atas 70% pada 2021.

Di kepemimpinan Bupati Batang Wihaji dan Wakil Bupati Suyono IPM terus di genjot. 

Peningkat IPM juga dimasukan dalam Rencana Jangka Panjang Menengah (RPMJ) Kabupaten Batang. 

Selain itu, peningkatan IPM juga mendukung visi menjadikan Batang sebagai surga investasi. 

Berbagai upaya dengan pelaksanaan program di berbagai sektor terus dilakukan untuk mewujudkan hal tersebut. 

Satu di antaranya lewat program peningkatan pendidikan, dengan menggandeng sejumlah perguruan tinggi. 

Tercatat, selain Universitas Selamat Sri (Unis), Pemkab juga menggandeng Universitas Diponegoro (Undip) dengan mendirikan Program Studi di Luar Kampus ( PSDKU).

Bahkan perkuliahan Undip sudah berjalan, dan tengah membangun gedung di wilayah Kecamatan Bandar, Kabupaten Batang. 

Selain itu, Bupati Batang Wihaji, juga akan menggandeng adanya perguruan tinggi untuk menyiapkan tenaga kerja untuk Kawasan Industri Terpadu (KIT) Batang. 

"Di KIT Batang nantinya akan dibangun perguruan tinggi yang memiliki jururusan Mekatronik. Selain untuk meningkatkan IPM, adanya kampus tersebut guna menyiapakan tenaga kerja di KIT," jelasnya, Rabu (18/11/2020).

Dilanjutkannya, Kabupaten Batang sangat mendukung investasi guna meningkat perekonomian dan mensejahterakan masyarakat. 

"Untuk itu tenaga kerja yang berkopenten juga harus kami siapkan, karena selain pariwisata, investasi jadi unggulan Kabupaten Batang," jelasnya. 

Ia menambahkan, untuk meningkatkan geliat perekonomian dari investasi, Pemkab berkewajiban memastikan segala kebutuhan industri. 

"Infrastruktur, kemudahan perijinan, pasokan gas, akses jalan, air, listrik, pelabuhan, kemudahan perijinans, serta tenaga kerja berkopenten wajib kami siapkan, supaya investor datang dan menanamkan modal ke KIT Batang," tambahnya.

 

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar