Lansia di Batang Terjaring Operasi Yustisi Masker Satgas Covid-19

  Rabu, 18 November 2020   Muslihun
Lansia yang terjaring operasi yustisi prokes satgas covid-19. (dok)

BATANG, AYOBATANG.COM -- Untuk mempertahankan area yang telah menjadi zona oranye dan mengupayakan agar tidak kembali menjadi zona merah covid-19.

Satuan Tugas pencegahan dan penanggulangan COVID-19 yang terdiri dari Polres Batang, Satpol PP dan Kodim 0736/Batang terus intensif gelar operasi yustisi mendisiplinkan warga patuh protokol kesehatan.

Perwira Pengawas Polres Batang, AKP Joko Utomo mengatakan, operasi tersebut terus digelar di seluruh wilayah hukum Polres Batang, namun pelanggar prokes masih cukup banyak dan tidak sedikit para lanjut usia terjaring dalam operasi tersebut.
 
\"Hari ini cukup banyak lansia yang kita jaring, kita tidak memberikan sanksi tapi lebih pada edukasi, dan kita kasih masker. Karena lansia potensi terpapar covid cukup besar,\" kata AKP Joko Utomo saat menggelar operasi yustisi di Jalan Mayjend Sutoyo Batang, Rabu (18/11/2020).

AYO BACA : Pernah Tinggal di Tiongkok, Sejoli Ini Rintis Kampung Mandarin

\"Masker kita bagikan ke warga terutama kepada mereka yang tergolong lansia, pengemudi becak yang tidak mampu membelinya,” kata AKP Joko Utomo.

Sementara itu, Kepala Bidang Perlindungan Masyarakat Satpol PP Kabupaten Batang, Suwarni menambahkan, pembagian masker kali ini diutamakan untuk diberikan kepada mereka yang secara ekonomi memang terkendala sehingga tidak mampu membeli.

\"Harapan kami dengan intens lakukan razia prokes masyarakat memiliki kesadaran tinggi karena berdasarkan pengalaman hingga saat ini Covid-19 yang tidak terlihat tapi dampaknya dapat dirasakan,\" ungkap Suwarni.

AYO BACA : Wihaji Dukung Ajakan OJK Pelaku UMKM Kolaborasi Bisnis Digital

Ia pun berharap masyarakat tetap memakai masker, mencuci tangan dengan sabun, menjaga jarak dan menjauhi kerumunan.

\"Itulah yang selalu kita dengung-dengungkan karena itu salah satu cara yang bisa mencegah penyebaran Covid-19,” tandasnya.

Dalam operasi yustisi itu tim gabungan berhasil menjaring warga pelanggar protokol kesehatan yang didominasi tidak memakai masker saat berkendara. 

Hal itu mengharuskan 62 pelanggar itu mendapatkan sanksi yang mengedukasi seperti melafalkan Pancasila dan menyanyikan lagu nasional.

AYO BACA : Suplai Air Bersih KIT Batang, Kementrian PUPR Bangun Bendungan

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar