Puluhan Kafe Baru Bermunculan di Obyek Wisata Pantai Sigandu

  Senin, 26 Oktober 2020   Muslihun
Kafe baru bermunculan di tepian Pantai Sigandu. (Muslihun/Kontributor Batang)

BATANG, AYOBATANG.COM -- Puluhan kafe baru bermunculan di area Pantai Sigandu. Ada sekitar 50-an bangunan baru yang berderet di tepian pantai sepanjang 4 kilometer. 

Hal tersebut menunjukkan geliat wisata di Kabupaten Batang, terutama di Pantai Sigandu sedang bergairah walaupun di masa pandemi covid-19.

Bangunan-bangunan itu mayoritas berdiri permanen. Hanya berjarak sekitar 10 meter dari bibir pantai.

Bangunan kafe permanen tersebut tidak  menjadi persoalan, lantaran tanah di sepanjang bibir pantai merupakan milik pribadi.

Dahulu area tersebut jauh dari bibir pantai. Namun, abrasi membuat bibir pantai mendekat ke tanah-tanah milik warga. 

AYO BACA : KIT Batang Masuk 201 Proyek Strategi Nasional Segera Disahkan Presiden

Geliat pembangunan swasta untuk pengembangan wisata di Kabupaten Batang tersebut tentunya sejalan dengan target Pemda. 

Pemkab Batang menargetkan kunjungan 2 juta wisatawan pada tahun ini, serta menuju tahun kunjungan wisata pada 2022.

Hal tersebut setelah booming-nya salah satu kafe. Pengelola menyulap tepian pantai sehingga mirip dengan pantai Jimbaran di Bali.

Lampu kerlap-kerlip menghiasi area outdoor, serta jejeran kursi plastik semakin memperindahnya.
 
Dahulu pengelola warung-warung tepi pantai di sana hanya mengandalkan bangku kayu dan bambu. 

Terkesan sederhana, namun kini mayoritas mengganti kursinya dengan kursi-kursi plastik. Ada yang berwarna kuning, merah, juga hijau. 

AYO BACA : Armada Damkar Batang Sudah Peremajaan, Satpol PP: Butuh Peremajaan

Pemilik modal berlomba-lomba membangun area wisata sebagus mungkin. Agar semakin banyak memikat para pengunjung dari luar daerah. Tentunya juga membantu masyarakat sekitar memutar perekonomian di sana.

\"Pembangunannya pesat banget di sini. Awal tahun pernah ke sini masih sepi, sekarang sudah ramai banget kafe-kafenya. Tinggal milih mau di mana,\" ujar Nety (27) salah satu pengunjung kawasan Sigandu asal Pekalongan. 

Kendaraan berpelat nomor luar daerah pun terlihat banyak terparkir di sepanjang jalan. 

Momentum new normal setelah pandemi covid muncul benar-benar dilihat sebagai peluang. 

Masyarakat yang bosan karena aktivitas terhenti selama tiga bulan butuh refreshing. Alhasil, pemilik lahan mulai mengambil konsep kafe dan minikafe tepi pantai, usaha tersebut bagai jamur di musim penghujan. 

Geliat pembangunan itu mulai bergairah sejak pertengahan tahun ini. Salah satu pemilik cafe di sana, Dion, 44, melihat positif perkembangan yang ada di Sigandu. Semakin banyak cafe yang dibangun akan semakin menambah daya tarik pengunjung.

\"Kita berharap makin banyak tempat wisata di Kabupaten Batang, supaya wisata di Batang ini berkembang. Tidak hanya selogannya saja yang Batang Berkembang,\" ucapnya. 

AYO BACA : Hendak Salat Tahajud, Rumah di Batang Malah Kebakaran

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar