Eks Ketua GP Ansor Batang Dukung Pembangunan Gedung Islamic Center

  Selasa, 15 September 2020   Muslihun
Umar Abdul Jabar, mantan Ketua Gerakan Pemuda (GP) Ansor Batang (dok)

BATANG, AYOBATANG.COM -- Rencana Pembangunan Gedung Islamic Center yang berada di pangkalan truk Banyuputih yang berdampingan dengan lokalisasi terselubung menuai pro dan kontra. 

Namun tidak sedikit masyarakat mendukung penetapan lokasi Islamic center tersebut. Salah satunya tokoh pemuda Batang Umar Abdul Jabar yang merupakan mantan Ketua Gerakan Pemuda Ansor Batang.

Ia menyatakan dukungannya karena Batang belum memiliki gedung yang representatif sebagai tempat kegiatan syiar agama yang sudah lama menjadi impian masyarakat. 

"Islamic center sangat perlu sabagai sarana pengembangan ummat islam untuk mewujudkan ukhuwah islamiyah, yang sekaligus sebagai syiar agama," kata Umar Abdul Jabar, Selasa saat dihubungi melalui telepon, Selasa (15/9/2020).

Tidak hanya itu, keputusan penetapan lokasi yang berada di bekas pangkalan truk Petamanan Banyuputih tidak menjadi masalah, lanjutnya. 

"Lokasi Islamic center di bekas pangkalan truk memiliki beberapa nilai manfaat diantaranya untuk menghilangkan kesan Petamanan sebagai lokalisasi terselubung," jelasnya.

Umar Abdul Jabar yang juga mantan Komisioner KPU Batang menjelaskan, Secara geografis loksi tersebut berada di titik tengah Kabupaten Batang  dan berada di jalan nasional pantai utara. 

" Adapun ada masyarakat atau partai tertentu yang tidak setuju lokasi Islamic center yang direncana Pemda (Bupati Batang) itu perlu dipertanyakan? alasane opo? Membela siappa?  Atau hanya dimanfaatkan segelintir orang saja," ungkap Umar Abdul Jabar. 

Sedangkan penentuan lokasi tersebut Pemkab Batang melibatkan Majelis Ulama Indonesia (MUI) dan tokoh agama dari organisasi Islam yang ada di Batang.

Penentuan tersebut juga sudah berdasarkan hasil Feasibility Study (FS) yang mengacu pada pertimbangan sosiologis dan ekonomis. 

"Toh tokoh agama para kyai sepakat tempat Islamic center berada di bekas pangkalan truk melalui musyawarah,"pungkasnya. 

Pembangunan Islamic center sudah masuk dalam Rencana Jangka Menengah Daerah (RPJMD) kepemimpinanan Bupati Wihaji dan Wakil Bupati Batang Suyono. 

Adapaun Gedung Islamic Center akan menempati tanah seluas 1,8 hektare, yang rencanaya dibangun melalui dana APBD Rp43.5 miliar secara bertahap. 

Untuk tahap pertama di tahun 2021 pembangunannya sebesar Rp15 miliar dan pembangunan tahap ke dua di tahun 2022.

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar