Covid-19 Bertambah, Aparat Gabungan Batang Gelar Operasi Yustisi Protokol Kesehatan

  Senin, 14 September 2020   Muslihun
Aparat Gabungan gelar operasi yustisi untuk pendisipilinan protokol kesehatan guna mencegah penularan Covid-19, Senin (14/9/2020). (Muslihun/Kontributor Batang)

BATANG, AYOBATANG.COM -- Jumlah kasus Covid-19 di Batang terus bertambah hingga data akumulasi mencapai 299 orang. 

Namun fakta dilapangan masih banyak warga yang membandel tidak pakai masker saat beraktivitas. 

Hal itu tampak saat operasi yustisi pendisiplinan protokol kesehatan di Alun-alun Batang, Senin (14/9/2020).

Dalam operasi gabungan yang libatkan aparat TNI, Polri, dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Batang, satu persatu pengendara tidak memakai masker dicegatnya. Tidak hanya sepeda motor atau mobil, truk pun dihentikan petugas.

"Operasi Yustisi sebagai implementasi Inpres No 6 Tahun 2020 dan Peraturan Bupati No 55 tahun 2020, tentang disiplin protokol kesehatan," kata Kabag Ops Polres Batang, AKP Asfauri saat mimpin operasi. 

Ia pun tidak henti mengingatkan warga untuk selalu mematuhi protokol kesehatan, khusunya memakai masker saat beraktivitas. Jika terus dilanggar dan terpergok petugas bisa terkena sanksi sosial.

Asfauri menyebut, dalam operasi ini petugas masih persuasif bagai pelanggar protokol kesehatan diberikan teguran. Sebagian dari mereka juga mendapat sanksi sosial mulai dari menghapal Pancasila, menyapu hingga menyanyikan lagu nasional.

"Kali ini, pihaknya tidak membagikan masker. Namun, warga yang tidak memakai masker harus membeli atau mencari masker di dekat lokasi razia,"tegasnya. 

Ia berharap, warga makin patuh dengan protokol kesehatan, sebab pandemi Covid-19 belum berakhir, dan dimasa adaptasi kenormalan baru kita harus patuh protokol kesehatan untuk meminimalisir penularan.

Kardi (50), warga kecamatan Batang, sempat menolak menepi ketika petugas mencegatya. Setelah dijelaskan bahwa ada operasi masker pun ia menurut.

Ia mengatakan membawa masker tapi belum dipakai. Kardi pun menunjukkan masker dan ditegur petugas untuk memakai masker di setiap aktivitas.

"Biasanya pakai sih, tapi pas lupa karena buru-buru mau ke pasar," katanya setelah dihukum membaca Pancasila. 

 

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar