Lantik 6 Pejabat Eselon II, Ini Pesan Bupati Wihaji

  Kamis, 30 Juli 2020   Muslihun
Bupati Batang Wihaji melantik 6 pejabat yang menduduki jabatan eselon II. (Muslihun/Kontributor Batang)

BATANG, AYOBATANG.COM -- Bupati Batang Wihaji melantik 6 pejabat untuk menduduki jabatan eselon II, Kamis (30/7/2020). 

Pelantikan yang berlangsung di Aula Kantor Bupati, diantaranya 2 camat yang promosi jabatan Akmad Fatoni Camat Reban promosi Jabatan Kepala Badan Satuan Polisi Pamong Praja, Camat Gringsing Rusmanto promosi jabatan Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik. 

Lalu, Kepala Bagian ( Kabag) yang promosi eselon II Agus Jaelani Kabag Hukum promosi jabatan Sekertaris DPRD, Suprapto Kabag Kesejahteraan Rakyat promosi jabatan Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi, Supriono Kabag Pemerintahan promosi jabatan Kepala Dinas Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempua dan Perlinduangan Anak, Nurseto Sekertaris DPPKAD promosi jabatan Kepala DPU PR. 

Usai melantik Bupati Batang berpesan kepda pejabat Kepala Kesbangpol yang baru untuk menciptakan kondusivitas dengan terus lakukan koordinasi dengan berbagai organisasi kemasyarakat.

"Petakan titik rawan dan permaslahan sosial dengan data yang akurat, dan kepastian kondisivitas guyub rukun bangun Batang,"kata Wihaji.

Ia pun berpesan kepada Kepala DPU PR yang baru untuk bekerja sesuai aturan dan regulasi. 

"Bekerjalah dengan baik dan benar, jangan lakukan hal - hal yang aneh - aneh karena godaan dan fitnahnya banyak," jelasnya.

Untuk Kepal Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Wihaji meminta data masyarakat Batang yang ingin kerja dari yang memiliki skilled dan unskilled, karena sebentar lagi ada Kawasan Industri Terpadu (KIT) Batang yangbakan menyerap ratusan ribu tenga kerja. 

"Permaslahan sekarang bukan lagi harga lahan bagi investor tapi berapa tenaga kerja yang dimiliki Kabupaten Batang, karena saya sudah ngotot KIT Batang harus libatkan tenaga kerja lokal," ungkap Wihaji.

Kepada Kepala Satpol PP baru bupati meminta tegakan Petaturan Detah (Perda) yang menjadi tanggungjawab tugas pokok dan fungsinya. 

"Satpol dalam laksanakan tugas penegakan Perda harus humanis tapi tetap tegas," pintanya. 

Wihaji pun berpesan kepada Kepala Dinas Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, agar dimasa pandemi Covid-19 bisa menekan angka kenaikan kehamilan. 

"Kondisi sekarang tingkat kehamilan  memencapai 10%, bahkan lebih. Maka tugasnya tekan seminimal mungkin angka kehamilan di Kabupaten Batang," pungkaanya. 

  Tag Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar