Tenggelam di Sungai Koser Batang, Kakak Beradik Ditemukan Sudah Tak Bernyawa

  Jumat, 03 April 2020   Adib Auliawan Herlambang
Jenazah korban Nofan Ziadan (4 tahun) dan Muhamad Najhad (2 tahun), berada di rumah duka Dukuh Candi Blusukan Desa. Sawahjoho RT. 07/RW. 03, Kecamatan Warungasem, Kamis (2/4/2020) malam. (Muslihun/Kontributor Batang)

BATANG, AYOBATANG.COM -- Nasib nahas menimpa dua kakak beradik  NZ (4 tahun) dan MN (2 tahun) anak Sutoyo warga Dukuh Candi Blusukan Desa Sawahjoho Kecamatan Warungasem. 

Maksud hati kedua anak bersaudara tersebut ingin berenang di Sungai Koser Saluran Sekunder Sak Hulu Pejambon V, pada Kamis (2/4/2020).

Namun, karena derasnya air sungai, membuat kakak beradik kehilangan kendali yang berakibat terseret derasnya air sehingga keduanya tenggelam.

Kapolsek Warungasem Iptu Akhmad Aris, mengungkapkan kronologi kejadianya sekitar pukul 17.00 WIB, Ayah korban Sutoyo pulang dari bekerja dan mendengar M (4 tahun) teman bermain anaknya menangis di belakang rumah yang berada bibir sungai. 

"M mengajak kepada ayah korban tenggelam Sutoyo menunjuk ke arah sungai dan menceritakan kalau kedua anaknya tenggelam,"jelasnya 

Sutoyo meminta bantuan Suroji (38 tahun) ayah Mifdan serta beberapa warga, tim SAR, BPBD, Anggota Polsek dan Anggota Koramil Warungasem menyusuri sungai.  

"NZ (2tahun) diketemukan pukul 18.00 WIB, jarak 500 meter dari tempat korban tenggelam dalam keadaan tidak bernyawa," jelasnya.

Pencarian terhadap kaka koran pun terus dilakukan sampai pukul  21.15 WIB yang berhasil ditemukan di pintu air aliran sungai tersebut di Desa Lebo, Kecamatan Warungasem yang berjarak sekitar 1 Km dari tempat korban tenggelam.

"Kedua korban dibawa ke Puskesmas untuk diperiksa Tim Medis Puskesmas Warungasem, dari hasil pemeriksaan tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan," tutupnya. 

  Tag Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar