Lewati Masa Inkubasi ODP di Batang Turun, Ini Langkah Dinkes Batang Cegah Covid-19

  Senin, 23 Maret 2020   Abdul Arif
Kepala Dinkes Batang, dr Muchlasin menggelar konferensi pers usai teleconference bersama dengan Gubernur Jawa Tengah di Ruang Abirawa, Senin (23/3/2020). (Muslihun/Kontributor Batang)

BATANG, AYOBATANG.COM - Isolasi mandiri yang disarankan oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Batang selama 14 hari, berhasil menurunkan Orang Dalam Pemantauan ( ODP). 

"Alhamdulillah untuk ODP sebanyak 101 yang sudah melewati masa inkubasi selama 14 hari. Sekarang tinggal 18 orang. Namun kami tetap pantau dan imbau untuk tetapi isolasi mandiri," tutur Kepala Dinkes Batang, dr Muchlasin saat konferensi pers usai teleconference bersama Bupati Batang Wihaji dengan Gubernur Jawa Tengah di Ruang Abirawa, Senin (23/3/2020).


Sedangkan untuk PDP di Batang masih ada 4 orang yang saat ini sedang diisolasi, di RSUD Batang 3 orang dan di RS QIM 1 orang. 


Selain itu pihaknya juga menyiapkan tempat isolasi alternatif selain rumah sakit, pasalnya saat ini hanya ada 10 ruang isolasi di tiga Rumah Sakit lini tiga yang menjadi rujukan. 


"Kami sudah pikirkan dan siapkan tempat isolasi alternatif luar rumah sakit, karena untuk ruang isolasi sendiri hanya ada 10 ruangan,  di RSUD Batang 6 ruang,  RS QIM 2 ruang, dan RSUD Limpung 2 ruang," jelasnya.


"Tentu kami harus siapkan semuanya, dari membentuk Tim Gugus Tugas karena pasien PDP mulai bertambah yang tadinya satu sekarang menjadi empat sehingga ini perlu menjadi catatan dan kewaspadaan," ujarnya. 


Pihaknya mengakui memang untuk di Rumah Sakit rujukan terutama saat ini mulai kekurangan Alat Pelindung Diri (APD).


"Pada telecoference dengan Pak Gubernur tadi memang hampir semua RS rujukan daerah di Jawa Tengah kekurangan APD,  tak terkecuali di Batang. Untuk VTM sendiri kami sudah mendapatkan 8 VTM," jelasnya. 


dr Muchlasin mengatakan seluruh petugas kesehatan kerja ekstra untuk mencegah dan menangani Covid-19 yang sudah menjadi pandemi.


"Kami petugas kesehatan akan bekerja dengan ekstra menangani Covid-19 selain itu juga terus melakukan sosialisasi kepada masyarakat untuk sering mencuci tangan dan hidup bersih," pungkasnya.

  Tag Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

Komentar