Guru SD Kendal Temukan Komik Anime Bergambar Porno Beredar Bebas

  Jumat, 24 Januari 2020   Abdul Arif
Guru SD Negeri 1 Patukangan Kota Kendal menyita komik anime yang bergambar konten dewasa dari sejumlah siswa yang membeli dari pedagang di depan sekolah. (Edi Prayitno/Kontributor Kendal)

KENDAL, AYOBATANG.COM-- Komik bergambar konten orang dewasa dijual pedagang kaki lima di lingkungan sekolah dasar di Kendal. Komik bergambar anime itu dijual ke siswa dengan harga Rp3.000. Pihak sekolah dan orang tua resah pasalnya komik yang bergambar tidak pantas untuk anak-anak itu dijual bebas saat jam pulang sekolah.

Komik bergambar konten dewasa itu awalnya ditemukan di SD Negeri 1 Patukangan Kota Kendal. Sepuluh siswa yang membeli komik bersampul anime itu dan ditemukan guru saat memeriksa tas siswa. Bahkan sejumlah komik ditemukan di tempat sampah, karena dibuang siswa yang takut ketahuan guru.

AYO BACA : Papua Perketat Bandara dan Pelabuhan Cegah Virus Corona Menyebar

Komik bersampul anime tersebut sekilas tampak seperti komik anime biasa. Namun saat dibuka, beberapa gambar di dalam komik berisi gambar – gambar tidak senonoh dan kata – kata yang tidak pantas. 

Bahkan gambar animasi yang ditampilkan tidak layak dikonsumsi anak usai sekolah, termasuk teks yang ada banyak mengandung perkataan yang senonoh.

AYO BACA : Sepeda Santai HUT Ke-27 PDAM Batang Ambil Rute Daerah Resapan Air

Guru kelas SD Negeri 1 Patukangan Kendal, Inayatuz Zakiaty mengatakan komik konten dewasa yang dimiliki siswa dibeli dari pedagang kaki lima di depan sekolah saat jam pulang sekolah.

“Komik tersebut dijual ke siswa seharga Rp3.000 oleh pedagang  yang belum diketahui identitasnya. Temuan komik anime bergambar konten dewasa ini menjadikan sekolah lebih ketat mengawasi pedagang mainan yang berjualan di depan sekolahan,” katanya.

Komik bergambar konten dewasa ini sudah diamankan dan siswa diberi pengarahan untuk tidak membelinya. Di SDN 1 Patukangan sendiri setidaknya komik berisi konten dewasa tersebut telah menyebar kepada 10 siswa. Diduga komik tersebut juga menyebar ke beberapa siswa SD di Kabupaten Kendal. Hingga kini pihak sekolah masih mencari pedagang yang sengaja menjual komik tersebut kepada anak–anak.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kendal, Wahyu Yusuf Ahmadi saat dikonfirmasi membenarkan temuan komik bergambar konten dewasa ini. 

“Kita sudah membuat surat edaran kepada sekolah di Kendal agar mengecek pedagang yang berjualan di lingkungan sekolah,” katanya.

AYO BACA : Program I.000 Wirausaha Sasar Latihan Menjahit dan Tata Boga

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar