Bupati Wihaji Wajibkan Guru Berinovasi, Ini Apresiasi Ketua Umum PGRI

  Kamis, 05 Desember 2019   Dwi Ariadi
Bupati Batang Wihaji menjadi keynote speaker dalam Seminar Nasional PGRI di Hotel Sahid Mandarin Pekalongan, Kamis (5/12/2019). Area lampiran

PEKALONGAN, AYOBATANG.COM - Ketua Umum PB PGRI Prof Dr Unifah Rosidi mengapresiasi perhatian Bupati Batang Wihaji memiliki perhatian besar erhadap dunia pendidikan. Hal tersebut disampaikan saat seminar nasional PGRI di Hotel Sahid Mandarin Pekalongan, Kamis (5/12/2019).

\"Saya sudah keliling Indonesia tetapi saya terkesan di Batang dan bisa menjadi contoh, karena Bupatinya yang menceritakan pentingnya SDM tidak dengan  berteori tetapi bagaimana seorang guru memerankan diri menjadi gerakan perubahan nyata,\" kata Unifah Rosidi.

Menurut Prof Unifah Rosidi, Bupati Wihaji akan menata kurikulum yang tidak keluar dari substansi menciptakan SDM unggul.

AYO BACA : Bersama Ganjar, Wihaji Dampingi PT Sukorintek Raih Paramakarya 2019 di Istana Wapres

Sementara itu, Bupati Batang Wihaji mewajibkan guru menciptakan inovasi belajar mengajar di sekolah.

\"Memasuki era 4.O dengan teknologi yang begitu cepat harus ada inovasi pembelajaran bagi siswa. Kita dituntut menyiapkan generasi yang memiliki sumber daya manusia dalam menghadapi era globalisasi yang sangat kompetitif,\" kata Wihaji usai menjadi keynote speaker Seminar Nasional PGRI tersebut.

Dikatakan, guru atau pendidikan tidak hanya sekedar transfer of knowledge  kepada pelajar, tetapi lebih dari hal tersebut yakni transfer of value, sehingga generasi yang dilahirkan bukan hanya intelektual semata tapi juga berakhalakul karimah atau memiliki karakter.

AYO BACA : Waroeng SS Distribusi Air Bersih 170 Tangki

\"Guru wajib berinovasi untuk meningkatkan kualitas anak didiknya tetapi tidak keluar dari substansi tugas pokok guru,\" pintanya.

Wihaji menyambut baik pidato Menteri Pendidikan saat hari guru nasional, agar ada perubahan belajar mengajar yang dimulai dari sekarang, kelas dan guru dengan cara-cara baru.

\"Saya sudah praktikkan di SMPN 3 siswa nyaman ketika anak mengajar, siswa tidak malu bertanya sama temannya kalau sama gurunya malu,\" kata Wihaji.

Sementara Ketua PGRI Kabupaten Batang Warsito menjelaskan sesuai dengan amanat Menteri Pendidikan guru bisa mampu mengembangkan inovasi pembelajaran.

\"Kelemahan kita pada penguatan pembelajaran dan penilaian. Maka kita ingin teman guru ada lompatan inovasi dan mampu mengembangkan diri,\" katanya.

Ia juga meminta agar pola belajar mengajar tidak monoton tapi sesuai dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. 

AYO BACA : Pemprov Tetapkan UMK Kabupaten/ Kota di Jateng, Cek Daftarnya di Sini

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar