'Visit to Batang 2020' Dipromosikan di Kota Mataram

  Rabu, 04 Desember 2019   Dwi Ariadi
Kabag Humas Pemkab Batang Triossy Juniarto memberikan cinderamata saat berkunjung ke Pemerintah Kota Mataram Provinsi Nusa Tenggara Barat, Rabu ( 4/12/2019).

KOTA MATARAM, AYOBATANG.COM -- Bagian Humas Setda Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Batang, bersama  awak media Kabupaten Batang berkunjung ke Pemerintah Kota Mataram Provinsi Nusa Tenggara Barat, pada Rabu (4/12/2019).

Kunjungan tersebut berjumlah 34 orang yang dipimpin oleh Asisten Administrasi Sekda Batang Ripyono, bersama Kepala Bagian Humas Triossy Juniarto, Wakil Ketua Persatuan Wartawan Indonesia ( PWI ) Doni Widyo Haryanto beserta anggotanya.

Asisten Administrasi Sekda Pemkab Batang, Ripyono mengatakan, kunjungan Pemkab Batang bersama rekan awak media untuk bersilaturahmi sekaligus belajar terkait pengelolaan kehumasan dan publikasi.

Karena Kota Mataram termasuk baik dalam pengelolaan terutama dalam publikasi di bidang pariwista.

"Kota Mataram dengan usia muda, tapi mampu mempublikasi dan mempromosi obyek wisata maupun inovasi pelayanan publik, dengan usia 26 tahun perkembangnya kotanya sudah luar biasa, hal ini tidak lepas dari sinergitas dengan media," kata Ripyono

Kepala Bagian Humas Setda Batang  Triossy Juniarto menambahkan, Pemerintah Kabupaten Batang oleh Bupati Wihaji ditarget sebagai kabupaten rujukan wisata atau Visit to Batang 2022, dengan tagline Heaven of Asia.

"Mataram banyak obyek wisata yang menarik yang hampir ada kemiripan dengan Batang. Oleh karenya, kita belajar bagaimana sinergitas Pemkot Kota Mataram dalam membangun pariwisata melalui promosi dan publikasinya," kata Triossy Juniarto.

Asisten Administrasi Umum Sekda Kota Mataram Baiq Evi Ganevia yang menerima kunjungan tersebut mengapresiasi silaturahmi Pemkab Batang ke Pemkot Kota Mataram yang religius.

"Saya apresiasi Pemkab Batang bersilaturahmi ke Kota Mataram, kami juga sharing, belajar dengan Pemkab Batang dan kami siap melaksanakan kunjungan balasan," katanya.

Kota Mataram merupakan Ibu Kota Provinsi NTB yang menjadi pusat pendidikan, pemerintahan, perdagangan, wisata, industri dan jasa yang usianya baru 26 tahun.

Sementara Kabag Humas Kota Mataram Lalu Maskhun menjelaskan, dalam membangun Kota Mataram tidak lepas dari pola interaksi dengan jurnalis dan membangun komuniksi dengan jajaran redaksi media.

"Dari pimpinan redaksi kita mendapatkan 9 media yang setiap hari selalu hadir meliput kegiatan Kota Mataram," katanya

Setiap kegaiatan wali kota dan wakil wali kota serta OPD selalu menginforkasikan kepada wartawan.

Pemkot tidak alergi berita kritikan konstruktif dan berimbang, hal ini dibangun agar tidak menjadi konflik sosial di tengah masyarakat.

"Bagimanapun juga, tanpa Wartawan sebagai penyambung lidah rakyat melalui publikasi dan promosi Pemkot tidak akan maju," katanya.

Adapun untuk inovasi, di masing - masing OPD dilombakan yang bertujuan mempermudah, mempercepat layanan publik. Sehingga berhasil masuk Top 99 dalam kompetisi Inovasi Pelayanan Publik Tingkat Nasional.(Dwi Ariadi)

  Tag Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

Komentar