Lantik 163 Kades, Wihaji Ingatkan Soal Pengelolaan Dana Desa

  Jumat, 08 November 2019   Dwi Ariadi
Bupati Batang Wihaji melantik kades terpilih di Pendopo Kantor Bupati setempat, Jumat ( 8/11/2019).

BATANG KOTA, AYOBATANG.COM- Sebanyak 163 kepala desa terpilih secara resmi dilantik Bupati Batang Wihaji di Pendopo Kantor Bupati setempat, Jumat (8/11/2019).

Pelantikan tersebut merupakan hasil dari Pilkades Serentak yang diikuti 205 desa di 15 kecamatan. pada 29 September 2019  lalu.

Adapun 42 kades terpilih akan dilantik tahap II yang sesuai rencana dilaksanakan pada 27 Desember 2019.

Tampak hadir dalam pelantikan Ketua DPRD Maulana Yusup, Wakil Bupati Batang Suyono, Kapolres Batang AKBP Edi Suranta Sinulingga, Kasdim 0736 Batang Mayor Inf. Raji.

AYO BACA : ACT dan GIB Salurkan 1 Ton Beras di Ponpes Kulon Progo

Dalam sambutannya Bupati Wihaji mengatakan, kepala desa yang dilantik bisa segera bekerja sesuai dengan program kerja yang telah disusun, juga lebih berpikir inovatif dalam mengangkat potensi desa setempat.

\"Sesuai peraturan kepala desa ini akan menjabat hingga enam tahun mendatang, segera lakukan tugas sesuai programnya masing-masing, saya juga minta lebih inovatif, angkat potensi desa,\" ujar Wihaji.

Tak hanya itu, Wihaji juga meminta para Kades terpilih harus bijak dalam mengelola dana desa sehingga alokasi dana desa yang diterima memiliki manfaat dalam peningkatan kesejahteraan masyarakat.

\"Dana desa yang diterima harus dimanfaatkan secara baik untuk peningkatan kesejahteraan masyarakat,\" ujarnya.

AYO BACA : Raih Keberkahan Berlipat di Hari Bahagia Nasional 11.11

Satu di antara Kades terpilih, Fahrurozi mengatakan program utama yang akan dilaksanakan yaitu mengentaskan kemiskinam di desanya dengan menggerakkan UMKM potensi desa.

\"Kalau saya yang dasar jelas menuntaskan kemiskinan dengan menggali potensi desa dan menggerakkan UMKM untuk mengangkat ekonomi warga, kemudian baru program fisik,\" ujar Kades Pujut Kecamatan Tersono itu.

Dia juga menegaskan akan mengelola dana desa sesuai arahan Bupati serta akan melibatkan masyarakat dalam mengelola dana desa.

\"Terkait penggunaan dana desa memang seharusnya sesuai dengan arahan Bupati karena sudah ada desknya, saya juga akan melibatkan masyarakat dan diperuntukkan sesuai musyawarah karena dana desa adalah hak warga,\" jelasnya.

Fahrurozi sebelumnya merupakan ASN yang masih aktif dan menjabat sebagai Kepala Subag Otonomi daerah di Bagian Pemerintah Setda Kabupaten Batang, Ia mengajukan izin cuti karena terpilih sebagai kepala desa.

AYO BACA : Lagi, Global Wakaf - ACT Bangun Sumur di Penghujung Kemarau

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

Komentar

//