Dalang Cilik Ki Beta Arda Meriahkan Hari Wayang Nasional

  Jumat, 08 November 2019   Dwi Ariadi
Ki Beta Arda Pradana peraih juara Dalang Cilik Nasional 2019 tampil memeriahkan Hari Wayang Nasional (HWN) di Alun-alun Batang, Kamis (7/11/2019) malam. (dok Humas Pemkab Batang)

BATANG KOTA, AYOBATANG.COM - Ki Beta Arda Pradana peraih juara Dalang Cilik Nasional 2019 tampil memeriahkan Hari Wayang Nasional (HWN) di Alun - alun Batang, Kamis (7/11/2019) malam.

Dalang yang masih duduk di bangku kelas 6 SDN 1 Wonotunggal itu mampu menarik perhatian penonton wayang kulit walau hanya tampil satu jam.

Beta Arda berkolaborasi dengan dua dalang yakni Ki Caswono Hadi dan Ki Ryatno dengan wayang goleknya dengan lakon Alap-Alap Sukesi.

AYO BACA : Operasi Zebra 2019, Polres Batang Tilang 1.000 Kendaraan

\"Selamat Hari Wayang Nasional dan hari Wayang sedunia, pentas ini merupakan nguri - uri budaya sekaligus nguripi budaya,\" kata Bupati Batang Wihaji.

Menurut Wihaji, Pemkab Batang sangat perhatian dengan seni budaya wayang walaupun belum maksimal dengan mengaloksikan dana untuk pembinaan bagi Pengurus Persatuan Pedalangan Indonesia (Pepadi).

\"Saya sangat berterima kasih kepada Pepadi yang telah berhasil melahirkan dalang cilik yang mampu juara tingkat nasional,\" ujar Wihaji.

AYO BACA : Buka Popda, Wihaji Sebut GOR Indoor Segera Dibangun

Dikatakan, Ki Beta Arda Pradana satu di antara generasi penerus dalam melestarikan budaya warisan leluhur bangsa, dan sudah sepatutnya mendapat apresiasi tinggi. 

\"Karena di tangan generasi penerus lah, budaya leluhur bisa terus bertahan dan diterima masyarakat. Saya harap disetiap peringatan dan perayaan hari Ulang tahun Korpri atau hari besar lainnya bisa, mementaskan wayang kulit sebagai bagian melestarikan budaya,\" pinta Wihaji.

Ketua Pepadi Kabupaten Batang Retno Dwi Irianto Mengatakan, Hari Wayang Nasional dan Hari Wayang Sedunia di Provinsi Jawa Tengah ada 22 Kabupaten dan Kota menyelenggarakan pagelaran wayang dengan berbagai model.

\"Kabupaten Batang malam ini menampilkan 3 dalang, walaupun ada 30 dalang yang tergabung Pepadi. Pertama tampilkan adalah adik kita yang telah tampil dan juara di tingkat nasional,\" kata Asisten Pemerintah ini juga mengatakan Pepadi Kabupaten Batang berupaya menggelar pentas wayang yang lebih kreatif dan inovatif agat diterima di kalangan mellenia.

Hal ini sebagai wujud melestarikan budaya sebagai tontonan yang menghibur memberikan pesan moral untuk kemajuan nusa, bangsa, dan agama.

\"Untuk mempromosikan Ki Beta Arda Perdana Pepadi akan sering memberikan kesempatan tampil, diulang tahun Korpri dalam waktuw dekat kita tampilkan di Pendopo Pemkab Batang untuk menghibur ASN,\" tandasnya.

AYO BACA : Perjuangan Bupati Batang untuk Guru Honorer Terganjal Regulasi

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

Komentar

//