Gandeng STIMIK Widya Pratama, Pemkab Wujudkan Pemdes Berbasis Teknologi Informasi

  Senin, 12 Agustus 2019   Dwi Ariadi
Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa Pemkab Batang, DR. Agung Wisnu Barata saat serah terima Berita Acara dengan Kepala Bidang Kehumasan dan Kerjasama STIMIK Widya Pratama Pekalongan, Hari Agung. (Dwi Ariadi/Ayobatang.com)

BATANG KOTA, AYOBATANG.COM -- Pemkab Batang telah menjalin kerja sama dengan Sekolah Tinggi Manajemen Informatika dan Komputer (STIMIK) Widya Pratama Pekalongan untuk mewujudkan pemerintahan desa yang berbasis teknologi infornasi.

Bupati Batang Wihaji telah menadatangani memorandum of understanding atau (MoU), tentang Pengembangan Tri Dharma Perguruan Tinggi di Kabupaten Batang.

AYO BACA : Pilkades Serentak, Bupati Batang Minta Masyarakat Tetap Kondusif

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa,  DR Agung  Wisnu Barata mengatakan, MoU ini juga dikuatkan dengan kerja sama program magang.

\"Mahasiswa bisa belajar tentang sistem keuangan desa informasi desa (Sikudes) melakukan Penelitian dan Pengembangan Pengabdian kepada Masyarakat,\" kata Agung, Senin (12/8/2019).

AYO BACA : Resmikan Pandawa Street Food, Wihaji: Untuk Memecah Keramaian Alun-alun

Dikatakan, untuk mewujudkan program visi misi Bupati Wihaji Smart Village,  perangkat desa juga akan mendapatkan bimbingan teknis terkait pengelolaan keuangan desa yang transparan dan akuntabel yang berbasis IT.

\"Perangkat desa akan mendapatkan pengetahuan tentang pengelolaan sistem informasi desa, yang berbasis aplikasi online berbasis website,\" jelasnya

Menurut Agung, dengan aplikasi Sistem Informasi Desa, masyarakat akan mudah mengakses informasi tentang profil desa mulai dari administrasi kependudukan, perencanaan, pelaporan data, pengelolaan aset, pengelolaan anggaran, monitoring proyek, komunikasi publik untuk potensi desa, layanan publik, dan beberapa kebutuhan lain sesuai kebutuhan desa, yang secara terus-menerus diupdate.

Dengan kerjasama tersebut, dalam Pilkades serentak, 29 September mendatang akan dilakukan metode penghitung cepat, namun tetap menjaga kearifan lokal poses pilkades.

AYO BACA : Sidak Proyek RSUD Kalisari, Wihaji: Tolong Jangan Ada Masalah

  Tag Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar

Komentar