Resmikan Pandawa Street Food, Wihaji: Untuk Memecah Keramaian Alun-alun

  Sabtu, 10 Agustus 2019   Dwi Ariadi
Pusat kuliner Pandawa Street Food (PSF) yang berada di Jl KH Ahmad Dahlan dibuka secara resmi oleh Bupati Batang Wihaji, Jumat (9/8/2019). (Dwi Ariadi/Ayobatang.com)

BATANG KOTA, AYOBATANG.COM -- Pusat kuliner Pandawa Street Food (PSF) yang berada di Jalan KH Ahmad Dahlan dibuka secara resmi oleh Bupati Batang Wihaji, Jumat (9/8/2019).

\"Yang paling penting harganya jangan memukul, standar saja yang penting rasanya enak pasti pembeli getok tular,\" kata Wihaji saat membuka PSF yang ditandai dengan pemukulan gong.

Menurut Wihaji,  PSF merupakan program Pemkab dalam merelokasi pedagang yang bertujuan memecah keramaian, karena selama ini terpusat di alun - alun.

\"Oleh karena itu, kita pecah untuk menambah pertumbuhan ekonomi baru dan ternyata luar biasa, walaupun ada pro dan kontra, namun demikian tetap terus kita evaluasi\" jelasnya.

Wihaji juga menjelaskan kebijakan lalu lintas sistem satu arah bertujuan menertibkan pengguna jalan, kenyamanan dalam berkendara, serta untuk meramaikan pusat kuliner baru. 

AYO BACA : Pandawa Street Food Batang Resmi Dibuka Malam Ini

Dikatakan, ke depan Batang bakal semakin ramai dengan kehadiran banyak industri dan bertambahnya penduduk yang tentunya akan dibarengi juga penambahan jumlah kendaraan. 

\"Saya tadi sudah cek pedagag sudah ramai dan laris manis, seperti sate habis, jagung habis yang hampir rata - rata kuliner hampir habis,''ujarnya. 

Tidak hanya itu saja, lanjut Wihaji, untuk meraimakan PSF akan ditambah ornamen lampu hias dan hiburan musik dengan jam buka pada  pukul 16.00 sampai pukul 23.00 WIB, tapi untuk malam sampai pukul 00.00 WIB. 

Ketua paguyuban PSF Mustofa berharap agar pusat kuliner baru ini bisa berkembang lagi. 

\"launching PSF sudah ramai pengunjung maupun pembelinya, walaupun belum semua pegangang berjualan,\" jelas Mustofa 

AYO BACA : 700 Wirausaha Baru Terbentuk di Tahun Ketiga Kepemimpinan Bupati Wihaji

Adapun animo pedagang  yang yang direlokasi jumlah 120 sangat antusias, karena di tempat ini sudah ada legalitasnya. 

\"Di sini suah ada legalitasnya dengan diterbitkanya surat keputusan bupati, jadi lebih tenang tidak diganggu satuan Polisi Pamong Praja,\" katanya. 

Namun demikian, ia berharap agar di tempat yang lama tidak ada lagi pedagang, dan harus ada ketegasan dari Pemkab Batang. 

Semantara Kepala Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi dan UKM Kabupaten Batang Subiyanto, menjelaskan,  jumlah PKL yang dipindahkan sebanyak 120 orang yang akan menempati ( PSF ). 

Adapun bantuan gerobak untuk PKL sejumlah 142 buah dari Kementerian Perdagangan sevan ak 100 buah, 30 buah dari aspirasi anggota DPR RI, dan 42 buah dari PemKab Batang. 

\"Sebelum pemindahan PKL ke PSF, di Jalan Ahmad Dahlan Pemkab telah melengkapai ornamen prasarana dan fasilitas pendukung yakni perbaikan danvpengaspalan bahu jalan dan trotoar, pembuatan jaringan air bersih, penyediaan jaringan listrik, pemasangan lampu hias dan pemasangan baru lampu PJU,\" jelasnya.

AYO BACA : Sistem Satu Arah Diberlakukan di Kota Batang mulai Besok

  Tag Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

Komentar

//