Punya Perda KTR, Batang Dapat Penghargaan Prastika Pratama dari Kemenkes

  Kamis, 11 Juli 2019   Dwi Ariadi
Wakil Bupati Batang Suyono menerima penghargaan dari Menteri Kesehatan. (Dwi Ariadi/Ayobatang.com)

JAKARTA, AYOBATANG.COM--Bertempat di Auditorium Siwabessy Gedung Prof Sujadi Kementerian Kesehatan, Kamis (11/7/2019) Bupati Batang Wihaji yang diwakili Wakil Bupati Suyono menerima penghargaan Prastika Parama dari Kemenkes RI terkait komitmen dan dinilai telah berhasil mengimplementasikan aturan terkait rokok.
\nApresiasi yang diberikan oleh Kemenkes mengacu pada Perda Kawasan Tanpa Rokok (KTR).

Penyerahan penghargaan tersebut bertepatan dengan peringatan Hari Tanpa Tembako Sedunia (HTTS) yang memgangkat tema \"Jangan Biarkan Rokok Merenggut Nafas Anda\" yang dilaksanakan setiap tanggal 31 Mei. Penyerahan penghargaan langsung oleh Mentri Kesehatan, dr. Nila Djuwita F Moeloek.

Pastika Parama sendiri merupakan penghargaan yang diberikan oleh Kementerian Kesehatan kepada pemerintah daerah yang telah sukses menetapkan serta melaksanakan peraturan tentang kawasan tanpa rokok.

Mentri Kesehatan dr. Nila Djuwita mengatakan, pemberian penghargaan kepada gubernur, wali kota atau bupati merupakan bentuk apresiasi atau dukungan dari Kementrian Kesehatan terkait perda Kawasan Tanpa Rokok di masing-masing daerah dengan segenap upaya dan tenaga. Penyakit tidak menular yang disebabkan oleh rokok akhir-akhir ini terus meningkat dari 36% menjadi 57%.

AYO BACA : Wabup Suyono Ingatkan Petugas Puskesmas Jaga Kesehatan

\"Harapannya pada peringatan HTTS masyarakat mau mengubah perilaku untuk kembali  kehidupan sehat, minimal sehari saja pada tanggal 31 Mei tidak merokok,\" ucapnya.

Kemenkes juga telah bekerja sama dengan Kementerian Kominfo terkait pelarangan iklan rokok pada televisi maupun media sosial.

Dia juga menjelaskan angka perokok aktif pada usia di bawah 18 tahun terus meningkat.

Salah satu penyebabnya adalah mudahnya melihat, mengakses iklan rokok yang banyak tersebar di TV maupun medsos. 
\nWabup Suyono usai menerima penghargaan menyampaikan, Perda Kawasan Tanpa Rokok (KTR) merupakan bagian kepedulian Pemerintah Daerah yang berkaitan kesehatan masyarakat utamanya para perokok aktif maupun perokok pasif.

AYO BACA : Wabup Batang Siapkan Bonus Atlet Porsema Berprestasi

Penghargaan ini juga sebagai motivasi Pemkab Batang di tingkat pimpinan untuk membuat regulasi pembatasan larangan merokok.

\"Saya juga menghimbau kepada masyarakat khususnya para orang tua jangan pernah menyuruh anaknya untuk membelikan rokok. Secara tidak langsung anak tersebut melihat apa yang dilakukan orang tua dan dapat meniru untuk merokok,\" ucap Suyono.

Ke depan, pihaknya lewat Dinas Kesehatan akan terus meningkatkan sosialisasi terkait batasan larangan merokok di tempat umum.

Hal ini dilakukan untuk meningkatkan kesadaran bahwa merokok membahayakan diri sendiri dan keluarga serta untuk meningkatkan angka harapan hidup.

Sementara Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Batang Hidayah Basbet mengatakan, lahirnya Perda KTR merupakan inisiasi dari Dewan serta tugas kerja Dinas kesehatan  yang diimplementasikan masuk ke Perda KTR.

AYO BACA : Wabup Kecewa Banyak Camat Tak Hadir dalam Sosialisasi Bagi Hasil Cukai

  Tag Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar

Komentar