Perbaikan Jalan Pelosok Desa Batang Dikebut

  Selasa, 09 Juli 2019   Dwi Ariadi
Bupati Batang Wihaji meninjau lokasi perbaikan jalan.

BATANG, AYOBATANG.COM—Pemerintah Kabupaten Batang menggenjot perbaikan jalan di sejumlah daerah di pelosok desa.

Setelah membangun jalan penghubung Batang-Dieng via Kecamatan Blado, kini pemkab menyasar pembangunan Batang-Dieng melalui Kecamatan Bawang. Adapun untuk pengerasan jalan tersebut, pemkab menganggarkan dana dengan Rp9,3 miliar.

Kasi Pemeliharaan dan Pengawasan Bidang Jalan dan Jembatan pada Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Batang Endro Priyono menjelaskan, pekerjaan dari Desa Bintoro Mulyo menuju Rejosari sudah dilaksanakan sejak 20 Mei 2019.

“Pemkab fokus untuk membangun akses pendidikan, perekonomian, serta kesehatan melalui perbaikan jalan. Untuk tahap pertama, ada 2,8 kilometer yang kini progresnya sudah 7,2%,” katanya, Selasa (9/7/2019).

Adapun dalam pembangunan jalan tembus Dieng via Kecamatan Bawang, pemkab menganggarkan Rp6,7 miliar lebih.

“Pembangunan kali ini merupakan pembangunan lanjutan di mana sebelumnya pembangunan jalan beton sudah dilakukan sepanjang 6,8 kilometer,” paparnya.

Ia menargetkan 20 November mendatang jalan dengan lebar 5,5 meter yang berbahan beton kategori FS45 berstandar jalan nasional itu rampung dikerjakan.

“FS45 merupakan beton standar jalan nasional, dengan ketebalan 20 centimeter. Pembangunan juga sudah kami koordinasikan bersama kementerian beberapa waktu lalu,” ujar Endro.

Selain jalan tersebut, pengerasan jalan menuju SMPN 4 Bawang yang ada di Desa Rejosari juga akan dilakukan.

“Untuk akses pendidikan, jalan menuju SMPN 4 Bawang yang berada di perbatasan Batang-Banjarnegara juga akan dikerjakan. Kami anggarkan Rp2,6 miliar untuk  pengerjaan jalan beton sepanjang 2,4 kilometer. Kemungkinan tahun ini bisa dikerjakan 1,5 kilometer, sisanya akan dikerjakan secara bertahap,” imbuhnya.

Ditambahkannya, pembangunan di daerah perbatasan terkendala karena medan dan cuaca yang tidak menentu.

“Mobil pengangkut cor harus dikurangi kapasitasnya, yang biasanya mampu 7 kubik, menjadi 4,5 kubik. Hal tersebut dikarenakan kondisi medan penuh tanjakan,” tambahnya.

  Tag Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

Komentar