Arus Mudik Bergeser ke Jalan Tol, Posko di Jalur Pantura Relatif Sepi

  Selasa, 04 Juni 2019   Dwi Ariadi
Bupati Batang Wihaji mengecek posko mudik di wilayah jalur pantura

BATANG KOTA, AYOBATANG.COM -Posko Lebaran di  sepanjang jalur pantura Batang sudah menjadi langganan  sejak tujuh tahun terakhir, tak terkecuali Posko Dinas Perhubungan Kabupaten Batang selalu ramai pemudik. 
Namun, pada mudik tahun 2019 kali ini ada penurunan jumlah pemudik yang singgah.
Hal ini terjadi  karena keramaian pemudk sudah bergeser ke jalan tol.
Berdasarkan data Dinas Perhubungan, tahun 2019 tercatat H-7 pemudik yang singgah hanya 700 orang.
Padahal, tercatat  pada tahun 2018 lebih dari 3.000 pemudik yang melewati jalur pantura Batang singgah di Posko Mudik dan Rest Area di Dinas Perhubungan Batang. 
“Ini Posko yang di buat Pemkab Batang setiap tahun, Sebagai kepala daerah saya mempunyai kewajiban untuk melihat kondisi dan perkembangan,” ucap Bupati Batang Wihaji di sela – sela kunjunganya, Selasa ( 4/6/2019).
Menurut Wihaji,  posko mudik  terpadu Dinas Perhubungan setiap tahun memberikan layanan gratis  lengkap dengan fasilitas yang semuanya gratis  di antaranya cek kesehatan, layanan informasi, hotspot area, makan minum, parkir, hiburan karoke dan piijat gratis bagi pemudik.
Tidak hanya itu, pemkab juga menjalin kerja sama dengan instansi lain yang memuka posko terpadu seperti di posko jalur Tol dan jalur pantura, yang di lengkapi dengah rumah sakit mini tim jemput bola dengan ambulance level tiga atau emergency medical service. 
“Ambulan dari RSUD kita siapkan di posko – posko mudik terpadu untuk dijadikan rumah sakit mini. Karena peralatan medis untuk penanganan ke gawat daruratan kita siapkan berikut tenaga medis dan paramedisnya,” katanya.
Menurut dia, memberikan pelayanan kesehatan yang terbaik kepada masyarakat bidang kesehatan, sesuai dengan perintah Menteri Kesehatan setiap posko ada tim kesehatannya.
“Bagi masyarakat ataupun pemudik yang mengalami sakit, pihak RSUD Kalisari Batang dan RSUD Limpung siap 24 Jam untuk memberikan pelayanan kesehatan yang terbaik. Kita juga sudah menjadwalkan petugas Puskesmas bergantian berjaga di posko – posko terpadu,”tegas Wihaji.
Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Batang, Murdiono megakui, pada mudik  kali ini jalur pantura tidak seramai tahun lalu, bahkan di rest area atau posko mudik Dinas Perhubungan ada penurunan jumlah pemudik yang singgah.
"Kalu dulu lebih 3.000 pemudik yang singgah posko  kami, tapi sekarang hanya rata rata setiap hari dari H-7 sampai sengan H-1 hanya 75 orang setiap hari, " kata Murdiono.
Dikatakan, dengan adanya jalan tol sangat meringankan petugas, karena sedikit lega dan tidak sesibuk tahun lalu yang harus standby di jalan ikut mengatur lalu lintas.
''Semoga saja ada penurunan  angka kecelakaan yang signifikan. Posko mudik Terpadu Pemkab Batang pada tahun ini membuka lima posko, yakni di jalur pantura ada dua dan di area jalan tol ada tiga," jelasnya.

  Tag Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar

Komentar