Terjadi 31 Kasus DBD, Dinkes Lakukan Fogging

  Rabu, 06 Februari 2019   Dwi Ariadi
Petugas Dinkes Kabupaten Batang melakukan fogging ke rumah penduduk (Dwi Ariadi/Ayobatang.com)

BATANG, AYOBATANG.COM—Dalam satu bulan terakhir terjadi 31 kasus demam berdarah dengue (DBD) di Kabupaten Batang. Satu di antaranya meninggal dunia. Karenanya, Dinas Kesehatan gencar melakukan fogging

"Hampir wilayah pantura masuk dalam endemik DB seperti Kecamatan, Batang, Warungasem, Kandeman, Tulis, Subah, Banyuputih, Gringsing," kata Kasi  Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular (P2PM) Dinas Kesehatan Batang Farikhun saat melakukan fogging di Kelurahan Proyonanggan Tengah, Batang Senin (4/2/2019). 

Untuk sekarang, kata Farikhun, permintaan fogging cukup banyak. "Kita hanya memiliki tiga petugas fogging dan enam alat.  Karena minimnya petugas dan peralatan tidak serta merta kita langsung ada tindakan. Tapi kalau sudah ada pelaporan dan permintaan kita jadwalkan,'' katanya.

Dikatakan, pihaknya akan memprioritaskan daerah yang warganya telah terkena DBD untuk fogging, seperti Sabtu (2/2/2019) di Desa Botolambat, Kecamatan Kandeman. '"Karena sudah ada pelaporan dan kasus DB yang berakibat meninggal dunia," ujarnya.

"Karena itu, saya akan membuat surat ke rumah sakit di luar Kecamatan Batang, kalau ada warga yang terkena DBD untuk segera dilaporkan ke Dinkes sehingga kita segera melakukaan tindakan cepat fogging," jelasnya. 

Ia juga meminta masyarakat untuk peduli dengan lingkungan karena  lingkungan kotor salah satu pemicu adanya Aedes aegypti, nyamuk penyebab DBD. 

Terpisah, Bupati Batang Wihaji juga meminta kepada Dinkes Kabupaten Batang untuk segera melakukan fogging, terutama di daerah-dearah yang baru terdampak banjir. 

"Kalau memang desa atau kelurahan terdampak banjir perlu di-fogging, segera melaporkan agar segara dilakukan tindakan pencegahan, hal ini agar tidak memperbanyak kasus DB." pinta Wihaji.

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar

Komentar