PDAM Tunda Pelayanan Pelanggan Baru

  Kamis, 31 Januari 2019   Dwi Ariadi
(Pixabay.com)

BATANG, AYOBATANG.COM--Bupati Batang Wihaji merasa bangga memiliki PDAM karena banyak  meraih prestasi dan penghargaan. Namun demikian, untuk menjadi baik syaratnya kontinuitas, kualitas dan kuantitas dan komunikasinya dengan pelanggan tetap harus dijaga.

"Tiga hal ini menjadi salah satu ukuran keberhasilan PDAM, sebagai perusahaan daerah maka pelayanan publik untuk melayani masyarakat tetap tapi juga jangan sampai merugi," kata Wihaji saat peringatan HUT PDAM ke-26, Kamis (31/1/2019).

Untuk menuju PDAM yang baik, lanjut Wihaji, maka harus profesional mengedapankan pelayanan sesuai SOP.

"Kami mengintruksikan jajaran PDAM untuk sementara menunda layanan pendaftaran pelanggan baru. Sepanjang belum mampu memenuhi tiga standar pelayanan terkait kontinuitas, kualitas dan kuantitas maka kita hentikan dulu sampai PDAM benar-benar siap," katanya.

Sebagai bagian dari SOP pelayanan, pihak PDAM melounching aplikasi 'Banyu' untuk memudahkan masyarakat melakukan pengaduan, pengecekan dan informasi seputar PDAM.

Terkait hal itu, lanjut Wihaji, target dividen dari PDAM pun sangat relevan untuk naik dari semula Rp 4 miliar di 2018, menjadi Rp5 miliar di 2019.

"Kita sedang lakukan evaluasi mudah-mudahan kalau sudah siap semuanya silakan PDAM melayani masyarakat karena standarnya sudah terpenuhi," tandasnya.

Dirut PDAM Batang, Yulianto mengatakan, kinerja PDAM  telah mendapatkan penghargaan PAMSIMAS Award berturut-turut.
Namuan demikian, pihaknya masih memiliki pekerjaan rumah, yaitu ada 3.000 pelanggan baru belum bisa terlayani air bersih.

Ribuan pelanggan baru tersebut saat ini masuk dalam daftar tunggu. Saat ini, kapasitas air memerlukan peningkatan atau penambahan debit air yang nanti akan disesuaikan dengan pertumbuhan penduduk dan jumlah pelanggan baru.

"Solusinya di 2019 ini kami sementara akan meningkatkan kapasitas debit air antara 10 hingga 20 liter per detik, di mana 1 liter perdetik setara atau mampu memenuhi kebutuhan 80 pelanggan," jelasnya.

Dikatakan, pada tahun 2020 pihaknya akan menambah lagi unit Instalasi Kota Kecamatan (IKK) PDAM baru berkapasitas 100 liter per detik di Banyuputih, di mana untuk kebutuhan kota sebanyak 50 liter per detik dan 50 liter lainnya untuk kecamatan.

"Jumlah pelanggan kami saat ini tercatat ada 47.000 orang dengan kapasitas produksi air sebanyak 500 liter per detik, jadi dengan beroprasinya IKK baru di tahun ini insya Allah 3.000 pelanggan baru yang masuk daftar tunggu akan terlayani," ujarnya.

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar

Komentar